Menuju IFRS: Pencabutan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 1, PSAK 32, PSAK 35,PSAK 37

PENDAHULUAN

Tujuan

01. Pernyataan ini bertujuan untuk mencabut pemberlakuan PSAK 32: Akuntansi Kehutanan, PSAK 35: Akuntansi

Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol.

02. PSAK 32: Akuntansi Kehutanan mengatur akuntansi kehutanan yang disusun dan diberlakukan bagi entitas yang

menjalankan satu atau lebih kegiatan pengusahaan hutan.

03. PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Teleko munikasi mengatur pengakuan pendapatan jasa telekomunikasi

berikut:

(a) Jasa telekomunikasi interkoneksi;

(b) Jasa telekomunikasi yang dijalankan sendiri; dan

(c) Jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerja

sama dengan investor.

04. PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol mengatur akuntansi penyelenggaraan jalan tol bagi badan

usaha yang diberi wewenang penyelenggaraan jalan tol oleh pemerintah maupun bagi investor jalan tol dan kerja

sama operasi antara penyelenggara dengan investor yang merupakan kerja sama dimana hanya satu pihak yang secara

langsung berarti mengendalikan aset kerja sama operasi dan pengoperasiannya.

Dasar Pertimbangan Pencabutan

05. Dasar pertimbangan pencabutan PSAK 32: Akuntansi

Kehutanan, PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan

Jalan Tol adalah:

(a) Dampak dari konvergensi ke standar akuntansi internasional (International Financial Reporting Standard atau

IFRS) yang mengakibatkan perlunya pencabutan PSAK untuk suatu industri tertentu yang sudah ada pengaturannya

dalam PSAK lain yang mengacu ke IFRS.

(b) Adanya inkonsistensi antara pengaturan dalam PSAK 32, 35 dan 37 dengan Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan dan PSAK lain.

(c) Adanya tumpang tindih pengaturan dalam PSAK 32, 35, dan 37 dengan PSAK lain untuk suatu transaksi dan

peristiwa lainnya.

(d) Adanya perubahan konsep atau peraturan yang menjadi dasar penyusunan PSAK untuk suatu industri tertentu

sehingga pengaturan dalam PSAK tersebut tidak sesuai dengan konsep atau peraturan yang ada sekarang.

KETENTUAN PENCABUTAN

06. PSAK 32: Akuntansi Kehutanan, PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37: Akuntansi

Penyelenggaraan Jalan Tol dinyatakan tidak berlaku sejak tanggal efektif Pernyataan ini.

07. Pernyataan ini berlaku untuk semua entitas yang menerapkan PSAK 32: Akuntansi Kehutanan, PSAK 35:

Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, atau PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol.

08. Pengaturan untuk transaksi dan peristiwa lainnya yang ada dalam PSAK 32: Akuntansi Kehutanan, PSAK 35:

Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK 37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol mengacu ke PSAK

lain yang relevan.

KETENTUAN TRANSISI

09. Pernyataan ini diterapkan secara prospektif untuk transaksi dan peristiwa lainnya yang terjadi setelah tanggal

efektif.

10. Untuk meningkatkan daya banding, maka entitas dianjurkan untuk menyajikan kembali laporan keuangan

sajian untuk periode yang berakhir sebelum tanggal efektif.  Dampak penerapan Pernyataan untuk periode sebelum

periode sajian diakui dalam saldo laba awal periode sajian paling awal.

TANGGAL EFEKTIF

11. Pencabutan PSAK 32: Akuntansi Kehutanan, PSAK 35: Akuntansi Pendapatan Jasa Telekomunikasi, dan PSAK

37: Akuntansi Penyelenggaraan Jalan Tol berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah 1

Januari 2010. Penerapan dini diperkenankan.

(Sumber: Ikatan Akuntan Indonesia, Dewan Standar Akuntansi Keuangan)